SULSEL —jelajahsulsel.com- Prestasi membanggakan datang dari Kabupaten Sidenreng Rappang. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan tahun 2026 (data 2025), Sidrap tercatat sebagai daerah dengan tingkat kepemilikan mobil tertinggi di Sulawesi Selatan, Jumat (20/2).
Tak tanggung-tanggung, Sidrap bahkan berhasil mengungguli Kota Makassar yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan kota metropolitan terbesar di Sulsel.
Daftar Kepemilikan Mobil Tertinggi di Sulsel (Data BPS 2025):
Sidrap – 27,38%
Wajo – 27,08%
Luwu Timur – 24,18%
Kota Makassar – 23,16%
Data ini mengukur persentase rumah tangga yang memiliki kendaraan roda empat atau lebih di masing-masing kabupaten/kota.
Capaian 27,38 persen menempatkan Sidrap di posisi puncak, unggul tipis dari Kabupaten Wajo yang berada di angka 27,08 persen. Sementara itu, Kabupaten Luwu Timur mencatat 24,18 persen, disusul Makassar 23,16 persen.
Tingginya angka kepemilikan mobil di Sidrap dinilai menjadi indikator positif meningkatnya daya beli masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai wilayah yang dikenal dengan sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan yang cukup kuat, capaian ini memperlihatkan pergerakan ekonomi yang dinamis.
Keberhasilan Sidrap melampaui Makassar pun menjadi sorotan, mengingat Makassar selama ini menjadi barometer ekonomi Sulsel.
Kelompok Menengah dan Terendah
Beberapa daerah masuk kategori kepemilikan menengah (18–22 persen), yakni:
Kabupaten Soppeng
Kota Parepare
Kota Palopo
Kabupaten Bone
Kabupaten Maros
Sementara itu, kelompok dengan tingkat kepemilikan terendah (di bawah 15 persen) ditempati oleh:
Kabupaten Jeneponto – 10,67%
Kabupaten Takalar – 11,45%
Kabupaten Kepulauan Selayar – 11,62%
Tingginya kepemilikan mobil juga berdampak pada kebutuhan infrastruktur jalan, pengaturan lalu lintas, hingga kebijakan transportasi daerah.
Kini, tantangan berikutnya bagi pemerintah daerah adalah memastikan pertumbuhan kendaraan ini diimbangi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman.
Sidrap tak hanya dikenal sebagai lumbung pangan, tetapi kini juga sebagai daerah dengan kepemilikan mobil tertinggi di Sulawesi Selatan.SULSEL —jelajahsulsel.com- Prestasi membanggakan datang dari Kabupaten Sidenreng Rappang. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan tahun 2026 (data 2025), Sidrap tercatat sebagai daerah dengan tingkat kepemilikan mobil tertinggi di Sulawesi Selatan, Jumat (20/2).
Tak tanggung-tanggung, Sidrap bahkan berhasil mengungguli Kota Makassar yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan kota metropolitan terbesar di Sulsel.
Daftar Kepemilikan Mobil Tertinggi di Sulsel (Data BPS 2025):
Sidrap – 27,38%
Wajo – 27,08%
Luwu Timur – 24,18%
Kota Makassar – 23,16%
Data ini mengukur persentase rumah tangga yang memiliki kendaraan roda empat atau lebih di masing-masing kabupaten/kota.
Capaian 27,38 persen menempatkan Sidrap di posisi puncak, unggul tipis dari Kabupaten Wajo yang berada di angka 27,08 persen. Sementara itu, Kabupaten Luwu Timur mencatat 24,18 persen, disusul Makassar 23,16 persen.
Tingginya angka kepemilikan mobil di Sidrap dinilai menjadi indikator positif meningkatnya daya beli masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai wilayah yang dikenal dengan sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan yang cukup kuat, capaian ini memperlihatkan pergerakan ekonomi yang dinamis.
Keberhasilan Sidrap melampaui Makassar pun menjadi sorotan, mengingat Makassar selama ini menjadi barometer ekonomi Sulsel.
Kelompok Menengah dan Terendah
Beberapa daerah masuk kategori kepemilikan menengah (18–22 persen), yakni:
Kabupaten Soppeng
Kota Parepare
Kota Palopo
Kabupaten Bone
Kabupaten Maros
Sementara itu, kelompok dengan tingkat kepemilikan terendah (di bawah 15 persen) ditempati oleh:
Kabupaten Jeneponto – 10,67%
Kabupaten Takalar – 11,45%
Kabupaten Kepulauan Selayar – 11,62%
Tingginya kepemilikan mobil juga berdampak pada kebutuhan infrastruktur jalan, pengaturan lalu lintas, hingga kebijakan transportasi daerah.
Kini, tantangan berikutnya bagi pemerintah daerah adalah memastikan pertumbuhan kendaraan ini diimbangi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman.
Sidrap tak hanya dikenal sebagai lumbung pangan, tetapi kini juga sebagai daerah dengan kepemilikan mobil tertinggi di Sulawesi Selatan.


















