SIDRAP – Jelajahsulsel.com-Pemantapan Program Pemerintah PM-AAS, Kelompok Tani Padi di Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menggelar pertemuan bersama petugas pertanian dan pengairan pada Selasa pukul 14.00 WITA.

Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Kelompok Tani Ikhsan, Desa Dongi, dengan tujuan memperkuat koordinasi serta memantapkan pelaksanaan program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Pertemuan ini dihadiri Ahmad, SP., selaku Koordinator BPP Kecamatan Pitu Riawa, Haji Ikbal, SP., selaku PPL, Arifin, S.IP., Kepala Ranting PSDA Kecamatan Pitu Riawa, Yunus selaku juru bendung Desa Bulucenrana, serta para pengurus kelompok tani dan sejumlah petani.

Adapun kelompok tani yang hadir meliputi Kelompok Tani Botto Ulu 1 yang diketuai Maendeng, Botto Ulu 2 diketuai Azis, Botto Ulu 3 diketuai Ramli, Mattiro Deceng 2 diketuai Aldi, serta Mattiro Deceng 1 diketuai Ikhsan.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan sejumlah bantuan dan subsidi sarana produksi pertanian untuk mendukung kegiatan usaha tani padi.

Bantuan benih padi varietas Inpari 47 diberikan secara gratis sebanyak 70 kilogram per hektare. Sementara itu, sarana produksi lainnya mendapatkan subsidi sebesar 50 persen, meliputi pupuk Urea sebanyak 300 kilogram dan pupuk NPK sebanyak 400 kilogram per hektare, serta Petroganik sebanyak 25 sak per hektare.pungkasnya

Selain itu, racun rumput dan racun ulat juga termasuk dalam bantuan yang disubsidi pemerintah.

Untuk pengambilan pupuk, petani dapat mengaksesnya melalui pengecer yang berada di Desa Dongi.

Dalam penjelasan terkait penggunaan pupuk organik Petroganik, disampaikan bahwa bahan tersebut bermanfaat untuk memperbaiki kondisi tanah, termasuk membantu meningkatkan pH tanah menuju kisaran 5–6 sehingga mendukung pertumbuhan tanaman padi.

Petani Sampaikan Aspirasi Terkait Pengairan

Selain membahas bantuan pertanian, pertemuan tersebut juga menjadi wadah penyampaian aspirasi petani, khususnya terkait kondisi jaringan irigasi.

Para petani mengusulkan kepada pihak PSDA agar pintu air tersier berukuran kecil yang selama ini menjadi jalur distribusi air ke persawahan dapat diperbaiki atau dilakukan perubahan konstruksi agar debit air yang mengalir menjadi lebih banyak dan lancar.pungkasnya

Menanggapi usulan tersebut, pihak PSDA menyampaikan agar kondisi pintu air yang dimaksud terlebih dahulu didokumentasikan melalui pengambilan gambar.

Selanjutnya, dokumentasi tersebut akan dijadikan bahan usulan kepada Dinas PUPR untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.pungkasnya

Para petani pun berharap usulan tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga kebutuhan air untuk persawahan di Desa Dongi dapat terpenuhi dengan baik.

Melalui kegiatan pemantapan ini, diharapkan koordinasi antara petani, penyuluh pertanian, dan petugas pengairan semakin kuat, sehingga program pemerintah dapat berjalan optimal serta mampu mendorong peningkatan hasil produksi pertanian di Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap,